Kamis, 26 November 2015 - 14:50:59 WIB

Islam Dan Negeri Sakura

Diposting oleh : Goenpitu
Kategori: Sekolah - Dibaca: 3134 kali

Assalamualaikum wrahmatullahi wabarakatuh

Berbicara tentang budaya Jepang, teringat saya dengan Prof. Imam Robandi sang motivator dari Muhammadiyah, menurut beliau masyarakat di negara Jepang tidak mengenal hadist "Kebersihan itu sebagian dari iman” namun kebiasaan menjaga kebersihan sudah tertanam semenjak kecil, di rumah, lingkungan sekitar dan di sekolah sekolah nampak begitu bersih, rapi, dan semua begitu teratur. Siswa-siswi sekolah TK dan sekolah dasar sudah terbiasa menyapu halaman, kelas, mengepel bahkan membersihkan WC. Terkadang mereka rela memasukan bungkus permen atau snack kedalam sakunya berlama-lama sampai menemukan tempat sampah untuk membuangnya. Ketika ditanya keberadaan cleaning service, “kami tidak mampu membayar petugas kebersihan” jawab kepala sekolah dengan senyum mengembang.

Anak-anak sekolah di jepang tidak mengenal hadist “Senyummu di depan saudaramu adalah sedekah” tetapi sedari kecil mereka sudah dibiasakan untuk tersenyum ketika bertemu orang lain, bahkan di sekolah-sekolah dasar disana setiap pagi siswa mendapat piket untuk menerima kedatangan teman-temannya di sekolah dengan selempang kain di pundak berjejer rapi menyalami setiap yang datang dengan senyum yang menghias. Islam sangat menganjurkan keteraturan, dan salah satu contohnya adalah ketika shalat berjamaah. Sebelum takbir seorang imam akan mengatur shaf jamaahnya, lengan dan kaki para jamaahnya saling menyentuh sehingga terlihat rapat dan rapi. Meskipun di negeri sakura mereka tidak mengenal syariat Islam namun kehidupan masyarakatnya begitu teratur dan disiplin.

Tahukah anda ketika jepang dilanda gempa dan banyak yang kehilangan saudara, ayah, ibu juga anak anak, tentu mereka merasakan kesedihan yang hebat, namun mereka tetap bisa bersikap tenang dan tertib dimanapun juga. Ketika ada bantuan datang tanpa dikomando mereka berdiri antri untuk mendapatkan bantuan makanan.

Sebenarnya di dunia ini tidak ada satu agamapun yang bisa mengatur kehidupan manusia secara detil kecuali Islam, agama rahmatan lil alamin ini mengatur kehidupan manusia dari tarikan nafas pertama hingga hembusan nafas terakhir. Dan ketika Jepang yang notabene masyarakatnya penyembah matahari saja bisa hidup dengan begitu teratur, mengapa kita yang beragama Islam dengan aturan yang begitu lengkapnya belum bisa seperti mereka? Sudah saatnya kita jadikan Islam sebagai tuntunan hidup kita, dimulai dari yang kecil, diawali dari diri sendiri juga orang orang terdekat, dan mulailah sedari sekarang, bukan nanti juga bukan besok. Wallahu a’lam.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Diambil dari http://www.goenpitu.blogspot.com