Selasa, 19 Februari 2019 - 09:52:11 WIB

KONSISTEN TERAPKAN PROGRAM PBD, SMK MUHAMMADIYAH KUTOWINANGUN DI AKREDITASI DAIHATSU

Diposting oleh : Administrator
Kategori: Sekolah - Dibaca: 1817 kali

Kebumen – Konsisten terapkan program Pintar Bersama Daihatsu (PBD) SMK Muhammadiyah Kutowinangun di Akreditasi oleh PT. Astra Daihatsu Motor pada Senin, (18/02). Program Pintar Bersama Daihatsu merupakan wujud integrasi antara sekolah dengan dunia industri.

Dalam pelaksanaannya ada dua aspek penting, yaitu hard skill dan soft skill. Dimana hard skill membekali ketrampilan siswa yang riil atau identik sama dilakukan di industri. Sedang soft skill menekankan pada aspek sikap kerja. Siswa dilatih untuk memiliki kebiasan hidup yang positif seperti penerapan work habit yaitu 5 R (ringkas, rapi, resik, rawat dan rajin), berjalan di jalur hijau atau aman, work safety, pembiasan disiplin, penempatan seluruh properti sesuai tempatnya dan quality control circle (qcc). Hal ini dilakukan supaya anak terbiasa dengan habit industri di sekolah sebelum masuk ke dunia industri. Demikian disampaikan Ketua Program Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, Imam Mujahid.

Akreditasi dilakukan untuk memastikan bahwa program tersebut berjalan dengan baik. “kami telah menerapkan program PBD sejak tahun 2011 dan ini merupakan akreditasi kali kedua, hadir sebagai asesor adalah Supriyanto Farouq merupakan perwakilan PBD Pusat dan Amin Fauzi dari PBD Provinsi Jawa Tengah.”, imbuhnya.

Kepala SMK Muhammadiyah Kutowinangun, Rochmat Aris Susyanto menyampaikan rasa syukurnya atas suksesnya pelaksanaan akreditasi.

“Alhamdulillah terimaksih atas dukungan semua pihak, akreditasi Program Pintar Bersama Daihatsu (PBD) bisa terlaksana dengan baik. Hal ini tak lepas dari dukungan dan kerjasama yang baik seluruh waraga sekolah. Komitmen pelaksanaan program bukan hanya jargon, dan bukan hanya milik program kompetensi bidang otomotif saja, tetapi bisa ditunjukan seluruh warga sekolah. Lingkungan yang baik Insyaallah mengantarkan kita semua pada yang baik. Terbukti dari 91 sekolah di Jawa Tengah, kita menjadi sekolah pertama di Kebumen yang telah melakukan akreditasi pada periode ini.” kata Aris.

Salah satu tujuan dari keikutsertaan SMK Muhammadiyah Kutowinangun dalam mengikuti program tersebut adalah SMK Muhammadiyah Kutowinangun selalu mengedepankan kualitas dan mutu pendidikan yang sinkron dengan dunia industri. “Mutu dan kualitas lulusan menjadi priorias kami, oleh karena itu guna mendukung program tersebut kedepan sudah kami rencanakan pembangunan bengkel sekolah bersetandarkan Daihatsu. Harapan kami hal ini akan berdampak posit bagi siswa, agar pada saat mereka masuk dunia industri nanti, mereka unggul secara skill dan terbiasa dengan habits industri”, tandasnya. (Yis)