Selasa, 26 Maret 2019 - 15:10:17 WIB

UJIAN BERBASIS ANDROID, TEROBOSAN SEKOLAH DI JAMAN MILENIAL

Diposting oleh : Administrator
Kategori: Sekolah - Dibaca: 2048 kali

Kebumen - SMK Muhammadiyah Kutowinangun atau yang akrab disebut SMK MUHIKU mulai menerapkan terobosan baru melalui ujian berbasis Android atau Smartphone pada Penilaian Tengah Semester lalu yang diselenggarakan pada (11-22/03). Hal ini mengingat peningkatan penggunaan dan keakraban siswa dengan media komunikasi dan teknologi digital merupakan karakteristik anak jaman milenial, ujar Kepala SMK Muhiku Rochmat Aris Susyanto.

Lebih lanjut, beliau membeberkan alasan pemilihan media Android sebagai media pelaksanaan ujian. Dimana karakter anak zaman now atau zaman milenial semakin nyeleneh, mereka lebih percaya informasi interaktif daripada informasi searah, lebih aktif menggunakan gadget, medsos, dan tidak suka membaca secara konvensional.

“Kecenderungan anak menggunaan Smartphone inilah yang menjadi tantangan tersendiri, kalo ini tidak segera diarahkan maka akan berdampak negatif. Tentunya bukan melarang, melainkan manfaatkan Smartphone yang mereka gunakan sebagi sarana pembelajaran. Salah satunya dengan menerapkan ujian berbasis Android”, ujarnya saat ditemui ditengah pelaksanaan ujian.

Tak sekedar menerapkan tes berbasis Android, SMK Muhiku mulai mengembangkan sistem E-learning sebagai sarana pendukung pembelajaran. Dimana sistem ini mengintegrasikan pembelajaran dengan teknologi yang ada, utamanya memanfaatkan Smartphone siswa.

Wakil Kepala Sekolah bagian Kurikulum, Gunawan mengatakan penerapan ujian berbasis Android hanya salah satu bagian dalam sistem E-Learning yang sedang dikembangkan. Dengan adanya sistem E-learning nantinya guru dituntut berkreasi dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi sebagai sumber belajar, media belajar, dan proses kegiatan belajar-mengajar.

“Guru era millenial harus melek IT dan perkembangan teknologi. Tidak ada alasan masalah guru muda atau tua, semuanya mempunyai tanggungjawab yang sama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai amanat UUD 45. Era millenial bukan menjadi suatu hambatan, namun bagaimana guru menyikapi era millenial ini menjadi tantangan kearah kemajuan pendidikan”, tandasnya.

Meskipun baru tahap pengembangan, mereka berkomitmen bahwa SMK Muhammadiyah Kutowinangun akan selalu menjadi sekolah terdepan, sekolahnya anak Jaman Now di era millenial. (yis)